Oreo

Oreo

Sabtu, tanggal 4 Desember 2021, kami memutuskan untuk adopsi Oreo, seekor guk-guk kecil hitam ga jelas. Adopsi dari satu keluarga, yang katanya ga bisa rawat dia lagi, dengan banyak pertimbangan. Daripada nasib itu guk-guk ga jelas, kami prefer untuk mencoba merawatnya.

Nama "Oreo" sendiri adalah nama dari Sherlock (guk-guk pertama kami) sebelum kami ganti namanya. Sherlock pun adalah anjing yang kami adopsi, karena nasibnya mirip-mirip dengan Oreo sekarang, pemiliknya bilang tidak bisa merawat Sherlock.

Kemudian kami adopsi.

Kami prefer adopsi, bukan membeli, karena pertimbangan ini mungkin solusi yang terbaik untuk semua pihak. Pihak pemilik sebelumnya, dari si guk-guk, dan dari kami. Semoga sewaktu kami adopsi, pemiliknya akan lebih bahagia di rumah, guk-guknya semoga ikutan happy hidup bareng kami, serta kamipun bisa mendapat suasana yang baik di rumah.

Dengan adanya Oreo, kami akan memulai dari awal lagi, seperti mempunyai anak kecil lagi, harus vaksin lagi dari awal, ngajarin ini dan itu, emosi sana sini, serta semoga Sherlock nya bisa segera merasa nyaman dengan adanya Oreo. Kondisi sekarang, Sherlock terlihat sekali tidak nyaman dengan adanya Oreo. hahaha. PR baru.

Ya, new journey with new family member.

Darwin Susanto

Darwin Susanto

Diving to Digital Marketing, and believe Marketing must be fully supported by Creativity and Technology.