Ranking 1

Gw dari kelas 4 SD sampai 3 SMA, selalu masuk 2 besar ranking di kelas, sebagian besar ranking 1. Ranking 2 itu itu kayak kegagalan bagi gw, ranking 3 itu hina. Kalaupun gw ranking 2 atau ranking 3 itu, penyebabnya kalau ga karena pacaran atau ada orang jenius yang bisa kalahin gw untuk di kelas.

Jiwa ini sangat kompetitif.

Waktu kerja pertama di BCA Finance, ego untuk show-off itu dan menunjukkan kalau gw itu yang paling jago itu gw gembor-gemborkan. Coding paling jago. Analisa paling jago. Berantem ma orang juga paling jago, sampe bos-nya bos-nya bos-nya bos-nya gw dulu gw ajakin berantem.

Sampai suatu saat, gw itu ketemu dengan orang yang namanya Ken, orang yang namanya Will, orang yang namanya Panji, orang yang namanya Rezza, orang yang namanya Vicky. Awalnya secara skill mah ampun2an, mereka itu waktu ketemu awal ya anak-anak baru lulus kuliah dan baru mulai kerja. Cuma waktu mereka ngumpul dan ngobrol + kerja, improvement-nya ngelompat.

Selain mereka dulu sering nginep di kantor.
Vicky hari pertama kerja, pulang jam 5 pagi, lembur + nonton Real Madrid vs Muenchen Liga Champion.
Gw minta tolong onsite di client (dan dimaki-maki orang), tetep deliver product yang almost perfect.

Dan mereka mau ngajarin dan transfer knowledge ke team baru.
Waktu pertanyaan bodoh keluar, mau aja mereka jawab dan jelasin.
Ga ngeselin kayak gw.
Ga sombong kayak gw.

Gw sadar dan belajar dari mereka.
kalau yang terbaik itu terlihat, bukan memperlihatkan diri.

Darwin Susanto

Darwin Susanto

Diving to Digital Marketing, and believe Marketing must be fully supported by Creativity and Technology.