Anak jablay tidak boleh sekolah di sini

Pagi itu, gw dan Jess nganterin Elle ke sekolah. Seperti biasa, telat. Hahhaha. Waktu parkir mobil, ada 2 ibu-ibu muda, marah-marah gitu ke satpam. Karena gw masih orang Indonesia (baca : kepo), gw buka jendela dan dengerin itu 2 ibu-ibu marah-marah kenapa.

Jess nganterin Elle masuk ke sekolah.

Ibu 1 : "Itu ada jablay yang sekolahin anaknya di sini, saya tidak terima ada anak jablay sekolah di sini"
-- Satpam berusaha menenangkan dan tidak memperbolehkan itu ibu-ibu masuk ke dalam --

Ibu 1 : "Kalau Bapak ga kasih saya ketemu kepala sekolah, saya telp owner sekolah ini"
-- Satpam berusaha menenangkan dan tidak memperbolehkan itu ibu-ibu masuk ke dalam --

Ibu 1 : "Saya tidak bisa terima, ini ada anak jablay sekolah di sini. Saya akan lapor Dinas Pendidikan"
-- Satpam kayaknya menyerah, akhirnya diajak masuk ke dalam --

(Gw bingung, itu Ibu yang ke 2 itu ngapain ikut2an. Teriak kagak, ngomong kagak, cuma bengong)

===

Dan gw ga tau apa yang terjadi di dalam lagi.

===

Jess balik ke mobil, dan langsung gosip :

"Itu ada ibu2 teriak-teriak ga boleh anak jablay sekolah di sini" kata Jess.
Kemudian statement Jess seperti ini :

"Emang jablay ga boleh sekolahin anaknya ? "
"Kan biar anaknya pinter, dan semoga ga jadi jablay lagi waktu gede"
"Punya hak apa itu Ibu2 ga bolehin jablay sekolahin anak ?"
"Kalau itu Ibu2 ga mau anaknya satu sekolah ma anak si jablay, pindahin lah ke sekolah lain yang ga ada jablay yang sekolahin anak"
"Dasar manusia, sok jadi polisi moral semua, ga sadar diri dulu"

===

Gw angguk-angguk aja.

/

Darwin Susanto

Darwin Susanto

Diving to Digital Marketing, and believe Marketing must be fully supported by Creativity and Technology.