Centang Biru

Suatu ketika, gw pengen bener matiin mark centang biru di Whatsapp. Gw tinggal nyetir 40 menit, new notif chat personal (bukan group) udah 50an aja. Kalau ditambah group kerjaan bisa 100an. Kalau ditambah group keluarga bisa 200an. Kalau group ga jelas, misalnya group tentang diskusi bumi itu datar atau bulat, 2019 Jokowi Presiden atau 2019 Prabowo Presiden, group tentang apakah ada makhluk astral di sekitar kita, dan group-group ga jelas lainnya bisa 1000an chat x. Untung ada fitur MUTE.

(Yang mikir "Alah pencitraan, iPhone 5 gitu mana kuat sih punya chat segitu banyak" gw gamparin satu-satu yeee).

Oke, balik ke personal chat 50an.
Berdasarkan pengalaman gw, ada beberapa hal yang memang bikin kesel, contohnya :

  1. Kalau gw lama balesnya, ada lho ya orang yang ketik "PING". Dalam hati, ini orang belum bisa move on dari BBM. Emang dia kira kalau dia ketik "PING" HP gw bisa geter apa ? atau geternya lebih kenceng gitu ? Bikin gw bisa bales chat dia duluan gitu ? GA TAU AJA DIA, FITUR GETER DI HP IPHONE 5 GW ITU DAH RUSAK...
  2. Kata-kata "Anybody home ?" kalau gw lama reply. Mungkin pada mengira kalau chat via WA itu harus langsung di-respon detik itu juga.

Pikiran-pikiran kayak gini nih yang mempercepat itu ilmuan-ilmuan bikinin segera gabungan manusia dengan teknology, dimulai dari Whatsapp. Jadi kedepannya, waktu ada yang WA masuk, langsung trigger signal otak, kemudian dari otak translate ke tulisan, dari tulisan kemudian kirim API ke Whatsapp untuk reply itu chat. Tipe-tipe orang kayak gini, mereka lupa 1 hal :
Mereka belum tau rusaknya bumi apabila memang terjadi gabungan manusia dan mesin, kemudian mesin jadi indipenden, keluarlah terminator. Coba mereka nonton dulu terminator 1-7, yang no 7 itu bumi dah hancur kayak gmana.

Tapi ya...
Gw ga disable juga sih centang biru di Whatsapp, itu tindakan menghindar menurut gw, menghindari task / kerjaan / chat bisa jadi starting point untuk menghindari hal yang lain, misalnya komitmen kapan nikah, kapan punya anak, kapan punya cucu.

Kuncinya :
a. Kalaupun orang lain buka chat kita (isi chatnya urgent), dan dia cuma "read" aja, dan ga reply saat itu juga, mungkin dia ada hal yang lain yang lebih urgent, misalnya masalah hidup dan mati. Intinya : JANGAN BAPER
b. Udahlah, jangan disable centang biru. Buka ya buka aja chat orang based on skala priority, misalnya ortu dulu, cem2an kemudian, kerjaan selanjutnya, dan seterusnya.

kalaupun chat personal kebuka, atau gw memang mau buka + baca,
Paling gw ga reply aja dulu... He he he...

Darwin Susanto

Darwin Susanto

Diving to Digital Marketing, and believe Marketing must be fully supported by Creativity and Technology.