#ceritaserem Part 2

@carinoz: Dulu gw pernah janji mau cerita lagi tentang #ceritaserem. Oke yu, kita mulai skrng. 🙂

@carinoz: #ceritaserem part 1 kejadiannya adalah waktu di kantor.#ceritaserem part 2 ceritanya terjadi di Puncak-Bogor.

@carinoz: Cerita dimulai, waktu masa muda gw dulu. Hahahahha. Gw sekeluarga, ma cici sepupu dan teman2 yg lain suka jalan2 naik motor. #ceritaserem

@carinoz: Ke Puncak emang sering sih, apalagi kelo ke Puncak Asmara. *Ehemm*. Tp biasa naik mobil. #ceritaserem

@carinoz: Suatu ketika ada ide dari Ce Ali untuk naik motor ke Puncak.#ceritaserem

@carinoz: Namanya anak muda, ya langsung AYOOOOO. #ceritaserem

@carinoz: Waktu mau jalan ke Puncak, rupanya tidak ada yang tau jalan.#ceritaserem

@carinoz: Alhasil dengan modal telp2 dengan teman2, dan tanya jalan ke orang di jalan kami nekad ke Puncak. #ceritaserem

@carinoz: Oke, perjalanan dari Sunter ke Puncak dengan motor kami tempuh dengan waktu 6 jam. Astaga. #ceritaserem

@carinoz: Jalan pegi ke Puncak sih ga masalah. Kami nginep 2 hari di Puncak.#ceritaserem

@carinoz: Kalo ada yg berharap gw ketemu #ceritaserem waktu nginep, kalian salah. Wong sampe puncak tidur doang, saking capeknya.

@carinoz: Istilahnya di villa di Puncak aman. #ceritaserem

@carinoz: Kami mau pulang dari Puncak, balik ke Sunter lagi. Kami jalan dari Puncak ber-8 dengan 4 motor. #ceritaserem

@carinoz: Formasi: Eddi-Ce Moy, Ce Ali-Suaminya, Angian-CTin, Gw – Ce Yani.#ceritaserem

@carinoz: Kami jalan dari Puncak pukul 6PM. #ceritaserem

@carinoz: Waktu itu kami ditemani dengan hujan gerimis. Namanya anak muda, TEROBOS DAH!!! #ceritaserem

@carinoz: Vilaa kami menginap setelah Cipanas. Jadi kami ke Cipanas dulu, trs berhenti di Puncak pas. Dinginnya luar biasa karena hujan.#ceritaserem

@carinoz: Ke Puncak pas cuma 10 menit karena dingin sekali. Gigi gemelutuj.#ceritaserem

@carinoz: Kemudian kami naik motor lagi, berhenti di warung. Minum Bandrex Susu untuk menghangatkan. Matahari sudah terbenam. #ceritaserem

@carinoz: Istirahat 30 menit di warung itu, kemudian kami melanjutkan perjalanan. #ceritaserem

@carinoz: Formasi berubah: Ce Ali-Suami, Angian-Ce Tin, Gw-Ce Yani, eddi-Ce Moy. #ceritaserem

@carinoz: Perjalanan dengan diiringi hujan gerimis dan gemeletuk gigi terus berlanjut. #ceritaserem

@carinoz: Sudah melewati belokan ke Gunung Geulis, tiba2 Eddi-Ce Moy ngebut. Menyusul dari belakang. #ceritaserem

@carinoz: Kecepatan rata2 kami karena hujan + jalan licin + dingin cuma 40KM/jam. Shock melihat motor Eddi sangat ngebut dr belakang.#ceritaserem

@carinoz: Dan kami melihat CeMoy teriak2 histeris. Kami panik. #ceritaserem

@carinoz: Kami ppun menambah kecepatan. Dan mengejar Eddi. #ceritaserem

@carinoz: Saya sempat mengejar Eddi dan teriak bertanya ada apa. Eddi baru mau menjelaskan, Ce Moy teriak lagi histeris. #ceritaserem

@carinoz: Kami pun bertanya2 ada apa. Dingin dan hujan + jalanan licin kami lupakan. Kami kebingungan. #ceritaserem

@carinoz: Perjalanan dengan kebingungan total. Melihat Eddi panik dan Ce Moy yang masih saja histeris. #carinozdotcom

@carinoz: Bagi yang mengira Ce Moy, kerasukan. Kalian salah lagi.#ceritaserem

@carinoz: Perjalanan berlanjut sampai Bogor. #ceritaserem

@carinoz: Akhirnya Eddi berhenti di warung di pinggir jalan di Bogor. Kami juga berhenti. #ceritaserem

@carinoz: Eddi pesan The Hangat manis untuk Ce Moy. Ce Moy sudah agak tenang, tapi masih menangis. #ceritaserem

@carinoz: Kami pun memberanikan diri untuk bertanya langsung ke Ce Moy apa yang terjadi. #ceritaserem

@carinoz: Ce Moy dengan masih terisak tangis menceritakan perlahan.#ceritaserem

@carinoz: Berikut cerita Ce Moy. #ceritaserem

@carinoz: Hujan gerimis dipuncak, dan di jembatan Gunung Geulis Ce Moy melihat “sosok”. #ceritaserem

@carinoz: Dari kejauhan Ce Moy melihat nenek tua dengan topi jerami, seperti orang2an sawah, berdiri disamping jembatan. #ceritaserem

@carinoz: Sewaktu meliwati jembatan, itu nenek balik menapat Ce Moy. Ce Moy bergidik dan memalingkan muka. #ceritaserem

@carinoz: Ce Moy memberanikan diri untuk menoleh dibelakang untuk melihat nenek itu lagi. #carinozdotcom

@carinoz: Dak seketika Ce Moy sangat terkejut. Nenek2 itu posisi melayang dan terbang dan berusaha menggapai2 Ce Moy. #ceritaserem

@carinoz: Ce Moy langsung meminta Eddi ngebut. #ceritaserem

@carinoz: Dan waktu gw menyusul dan bertanya Ce Moy masih meilhat neneke itu. #ceritaserem

@carinoz: Kami bertanya, yakin Ce Moy ga mengigau karena saking capeknya + dingin? Ce Moy malah marah2. Hahahahahha. #ceritaserem

@carinoz: Sosok itu katanya sekarang sudah hilang waktu sudah dekat bogor.#ceritaserem

@carinoz: Kami terus membombardir Ce Moy dengan pertanyaan2 lain, mengenai muka, tinggi, “terbang” gmana, udah punya cowo blm, dll.#ceritaserem

@carinoz: Mukanya itu nenek Putih Pucat. #ceritaserem

@carinoz: Nenek itu tidak memakai alas kaki alias ngeker. #ceritaserem

@carinoz: Nenek itu ga terlalu tinggi. #ceritaserem

@carinoz: Nenek itu terbang kayak nenek sihir kata Ce Moy. Gw langsung motong, emang itu nenek bawa sapu? #ceritaserem

@carinoz: Mengenai Nenek itu udah punya cowo atau belum, kata Ce Moy dia belum semppat tanya. #ceritaserem

@carinoz: Kami memutuskan percaya dan pengen buru2 melanjutkan perjalanan pulang. #ceritaserem

@carinoz: Dari Bogor kami melewati Cibinong dan masuk ke pinggiran Depok. Melirik jam sudah 10 PM. #ceritaserem

@carinoz: Masuk ke pinggiran depok, jalan sepi dan banyak pohon rindang di sepanjang jalan. #ceritaserem

@carinoz: Dan seketika motor Eddi di depan saya ngebut lagi, dan Ce Moy histeris lagi. Ow gawat, terjadi lagi!!! #ceritaserem

@carinoz: Kami 3 motor yang lain,tdk bingung, tdk bertanya2, tdk panik, kami tau yg hrs kami lakukan yaitu ikutan ngebut dan histeris!#ceritaserem

@carinoz: Masuk Cililitan, Ce Moy tenang kembali. Kami juga ikutan tenang.#ceritaserem

@carinoz: Perjalanan kami menuju Sunter mencekam. #ceritaserem

@carinoz: Baju yang basah karena gerimis di puncak sudah kering.#ceritaserem

@carinoz: Kami sampai sunter pukul 11-an PM. #ceritaserem

@carinoz: Langsung masuk rumah. Dan meluruskan kaki dan pantat.#ceritaserem

@carinoz: Dan seketika papa ce Moy telp Ce Tin menanyakan apa yang terjadi.#ceritaserem

@carinoz: kami baru saja sampai dan Ji Chong (papa Ce Moy dan Ce Tin) sudah call, seakan2 tau apa yang terjadi. #ceritaserem

@carinoz: Ce Tin telp2an dgn papa-nya kira2 15 menit. Dan kemudian telp diberikan ke Ce Moy. Ce Tin cerita apa yg dikasih tau ji chong.#ceritaserem

@carinoz: Ji Chong kasih tau yang dilihat Ce Moy itu benar adanya.#ceritaserem

@carinoz: Tapi kami jangan takut, makhluk itu emang pengganggu. Tp skrng sudah aman. #ceritaserem

@carinoz: Gw tanya, kenapa skrng aman? #ceritaserem

@carinoz: Ji chong kasih tau rumah itu +- 10 m ada pelindung. Jd makhluk itu ga bisa masuk. #ceritaserem

@carinoz: Ce Yani tanya, lah berarti itu makhluk ada diluar? #ceritaserem

@carinoz: Ce Tin mengiyakan, menurut info dari papa-nya. #ceritaserem

@carinoz: Ji Chong akan mengusirnya, tapi baru jauh setelah 3 hari. Jd kami ga boleh keluar rumah selama 3 hari. #ceritaserem

@carinoz: Dan akan ada salah satu dari kami yang sakit, karena ditumpangin itu mahkluk dr puncak. #ceritaserem

@carinoz: Jd selama 3 hari kami ga keluar rumah, apabila mau makan kami delivery / titip Assistant RT Ce Moy. #ceritaserem

@carinoz: FYI, Ji Chong di Bangka dan kami di Sunter Jakarta Utara.#ceritaserem

@carinoz: Hari ke 5 gw balik ke kost di binus. Dan gw malamnya langsung sakit. Besoknya ke dokter, dan dokter tidak tau sakit saya. #ceritaserem

@carinoz: 3 hari saya sakit. #ceritaserem

@carinoz: Ini emang menyeramkan. #ceritaserem

@carinoz: Gw tetap percaya ada dunia lain selain dunia ini. Tp gw ga boleh takut akan mereka. #ceritaserem

@carinoz: Udah ah, gw akhiri #ceritaserem ini. Cukup, enough, hahahhaa.

Darwin Susanto

Darwin Susanto

Diving to Digital Marketing, and believe Marketing must be fully supported by Creativity and Technology.