I'm officially not available now

Setelah kado ulang tahun dan late anniversary, saya akhirnya merencanakan liburan singkat ke ujung jawa yaitu ke Anyer.

Berangkat pagi-pagi dari Jakarta, kira-kira pukul 06:12 AM, isi bensin dulu karena ini perjalanan yang sangat jauh. Si momo masih belum tau ini akan menuju ke mana. Tebakan-tebakan dia yang ngasal, makin membuat saya tertawa. Masa tol kebon jeruk dia bilang mau ke bandara. Dia masih sangat berharap saya akan ngajak dia ke maldives. Hhahahaha.

Saya nyetir dengan kecepatan standar di tol yang lowong, sekitar 120-140 Km/jam. Jadi sekitar pukul 07:30 AM sudah sampai Serang. Ya, kenapa serang. Karena saya lupa, harusnya turun tol Cilegon, malah saya turun tol Serang. OhMaiGOdddd. Ngantuk ini membunuhku, jadi konsentrasi terganggu. *alibi*

Oke, dari Serang menuju Cilegon, jalur ini bukan jalur yang asing lagi. Karena sudah pernah saya lewati waktu dari Cikupa – Cilegon dulu dengan teman saya, angian, waktu dia buka usaha di Cikupa dan saya nginep dirumahnya. Dan setelah sampai cilegon, belok kiri ke arah Anyer, dan disambung dengan jalan yang parah rusaknya. Astaga, ini dari zaman dahulu kala sampai sekarang jalur ini tidak pernah bagus jalannya. Sekitar 2 Km rusak, mungkin karena banyaknya pabrik disini. Kasian dengan Singa saya (baca: peugeot 406), sedan harus menerjang jalur ini.

Setelah melewati jalanan yang sangat hancur, jalanan agak baik. Cuma sedikit lobang yang mengganggu. Cuma overall, aman untuk dijelajahi. Kira-kira pukul 09:30 AM kami sampai ke hotel yang saya tuju. Dan masuk ke lobby, dan check-in. Karena kepagian, kamar kami belum ready. Jadi kami harus menunggu sebentar. Saya meninggalkan nomor HP dan mereka sekitar 30 menit menghubungi saya bahwa kamar saya ready.

Masuk kamar, mendapat kamar yang nyaman dengan pemandangan yang oke. Ga sia-sia tadi saya merayu receptionist. Hhahahaha. Kurang-kurang sedikit ga masalah, misal handuk dan lain-lain. Call Room Service, langsung dianter.

Hal yang pertama saya lakukan adalah tidur. Ngantuk sekali, karena malem sebelumnya saya harus menyelesaikan kerjaan 3DCentro. Jadi memang kurang tidur dan harus nyetir sejauh 170-an KM. Jadi tidur is my best solutions. Hahahahaha.

Rupanya pantai hari itu tidak seindah sebelumnya, saya tanyakan ke security itu karena angin barat sedang bertiup. Jadi angin sangat kencang dan ombak sangat tinggi. Jadi, kami tidak kemana-mana. Hanya menonton Tv dan melihat pemandangan laut dari lantai 6. Si momo juga lagi cidera diafragma, jadi gerak sakit. Ga tau abis olahraga apa dia di kantor, atau salah posisi apa sewaktu tidur. Dasar si dudud.

Dinner time. Ga aneh-aneh (baca: males turun), jadi pesan makanan aja. Sebelumnya mau pesen Steak dan Wine, dan itu ga realistis karena dalam seminggu kemarin makan steak terus tanpa olahraga. Saya ga mau mati muda atau tua jadi sakit. Jadi harus stop. Ganti menu ke Chef Salad + Seafood (ikan, udang, kepiting, dan kerang) + Sop Buntut + Jasmine tea. Si momo emang suka seafood, udang dan kepiting dia lahap. Benar-benar kuat makan dia. HAhahahahhaa. Selesai makan saya tidak bisa gerak karena sangat kekenyangan, dan langsung tidur.

Bangun pagi, langsung breakfast. Kemudian main ke pantai. Singkat cerita saya “dipaksa” berlutut dan melamar dia secara pribadi. Mengenai kata-kata yang saya ucapkan, mungkin itu hanya rahasia kami berdua. Dan dia menerima lamaran saya. Oke, saya secara official sudah tidak available sekarang. Saya sudah bertunangan!!

Dengan cara yang tidak romantis dan dengan timing yang kacau, saya berhasil melamar di momo dengan Darwin’s ways. Ok, it’s not perfect actually.

Titik ini merupakan salah satu titik dalam kehidupan kami. Setelah menempuh masa pacaran selama 5 tahun, saya menilai ini adalah saatnya untuk melanjutkan hubungan ini ketahap selanjutnya. Setiap langkah kami sudah persiapkan.

I’m officially not available now for others women, Darwin Susanto is just for you mo. 🙂

Darwin Susanto

Darwin Susanto

Diving to Digital Marketing, and believe Marketing must be fully supported by Creativity and Technology.