Kenapa makanan di Bali itu enak-enak?

Kenapa makanan di Bali itu enak-enak?
Image dari : https://www.klook.com/id/blog/makanan-khas-bali/

Mungkin untuk kita semua, hampir semua kita setuju, kalau makanan di Bali itu enak-enak. Minumannya juga enak-enak, sampai Bir Bintang di Bali itu, rasanya lebih enak dibanding Bir Bintang di Jakarta. (disclaimer, postingan blog ini tidak disponsori oleh brand apapun, bagi yang tertulis maupun tidak tertulis).

Ada yang penasaran ga?

Coba kita telaah satu-satu. Misalnya:  

ikan goreng + sup, enak banget.

Nasi campur bumbu bali, dengan 1 satu + sup, enak banget.

Sate-satean yang dibakar di bawah pohon, dicocol dengan garam + cabe rawit ijo, itu enak banget

Roti, yang dijual ditempat yang estetik, itu rasanya enak banget

Kopi item ataupun kopi item + susu di Bali, juga enak banget.

Steak di Bali itu enak banget.

Makanan Jepang di Bali juga enak banget.

Ayam betutu, itu enak banget.

Apa analisa teman-teman untuk makanan-makanan Bali tersebut? Kalau gw pribadi, punya 3 jawaban (versi saya) :

  1. Memang ya, untuk makanan khas bali, seperti Babi Guling ataupun Ayam Betutu dan lain-lain, mempunyai ciri khas yang istimewa. Pemakaian bumbu yang menawan, cara mengolah yang sangat baik, serta pengalaman bertahun-tahun dalam exploring rasa untuk orang-orang Bali, itu memang tidak terbantahkan. Sehingga, sewaktu lidah kita mencoba rasa tersebut, "tersentaklah", dan membuat kita mendapatkan new experiences yang baik terhadap makanan itu
  2. Untuk makanan-makanan "biasa" di Bali, seperti Steak, Wagyu, Roti, Ikan, Sate, Kopi, dll, saya sangat yakin, ingredients yang digunakan itu adalah yang terbaik serta didukung oleh tangan-tangan yang sangat terampil di bidangnya, sehingga output yang dihasilkan merupakan yang terbaik juga. Para ahli tersebut, pastilah chef yang terbaik dari dunia, yang ditugaskan ke Bali, atapun yang memilih Bali menjadi tempat bernaung mereka, untuk melanjutkan passion mereka terkait makanan. Para ahli makanan ini tau cara mengelola makanan, tau bahan yang terbaik, serta tau rasa yang terbaik sehingga standard lidah kita akan upgrade sewaktu mencoba makanan di Bali.
  3. Suasana liburan, seperti yang gw jelaskan di postingan ini -> Filosofi Makan

Atau, apakah ada alasan lain?

.

Darwin Susanto

Darwin Susanto

Diving to Digital Marketing, and believe Marketing must be fully supported by Creativity and Technology.