Masa lalu

Masa lalu

Apa sih yang paling enak kita sampaikan di saat sekarang, kalau ada sesuatu yang jelek terjadi?

  1. "kan, sudah saya bilang jangan lewat sana"
  2. "Dari awal, gw dah ga setuju kalau kita ambil keputusan ini"
  3. "Dulu, gw dah pernah ngomong. Kalau ini salah"
  4. "Waktu kita meeting dulu, gw yang paling menentang ide ini"
  5. "Dulu, gw ga pernah suka ma dia. Dan, benar kan feeling gw"
  6. dll

Apa sih yang kita dapatkan kalau mengucapkan itu?

Kepuasan diri kalau kita benar? Benar waktu kapan? Waktu saat ini, yang semua kondisi sudah salah? Atau keputusan yang diambil salah? Atau semua hal salah? Dan kita benar, dan orang lain salah?

Coba kita pikirkan.

Apakah yang kita bilang benar sekarang (per waktu dan kondisi saat ini) itu, adalah benar? Apakah belum terbukti benar? Partial truth?

Apakah kita bisa balik ke masa lalu, sebelum semua hal terjadi? Dan meyakinkan semua orang dan semua hal, kalau apabila keputusan ini diambil, akan terjadi hal jelek kedepannya? Apakah kita perlu menciptakan Time Machine untuk hal ini? Atau menciptakan doraemon? Untuk kita bisa reset masa lalu, kita harus membuktikan teori relativitas itu bisa kita praktekkan + dengan teori mekanika kuantum? Bagaimana menciptakan mesin waktunya? Trial and errornya seperti apa?

Oke, asumsikan kita berhasil menciptakan mesin waktu. Dan berhasil kembali ke masa lalu. Kemudian kita reset masa lalu tersebut. Apakah itu keputusan yang benar? Apakah masa depan tersebut akan lebih baik daripada masa depan kita sebelumnya? Kalau terjadi lebih buruk, kita balik lagi ke masa lalu? Reset lagi? Coba terus? Sampai kapan? Titik puas itu sampai mana?

Kenapa ga gini aja? Hadapi aja masa sekarang, coba perbaiki dan improvisasi - apabila masih bisa. Dan apabila sudah tidak bisa, ingat kejadian saat ini, belajar dari hal ini (kenali semua faktor kesalahan), agar kedepannya kita bisa lebih preventive.

Bukannya kita hidup di saat ini, sekarang. Bukan masa lalu, dan bukan masa depan.

Darwin Susanto

Darwin Susanto

Diving to Digital Marketing, and believe Marketing must be fully supported by Creativity and Technology.